Teruntuk bunda-bundaku yang suka produktif, nggak ada salahnya untuk bekerja (di rumah) sambil mengurus rumah tangga. Pastinya, di kehidupan sebelum menikah kita punya kehidupan gadis yang tak terbatas, tapi justru kehidupan berkeluarga ini jauh lebih menyenangkan dan berharga, trust me! Neither you are a chef, b/vlogger, painter, decorator, designer, etc. this one is for you.
Mungkin ada sedikit pemikiran tentang bagaimana kita tidak lagi memiliki waktu luang saat sudah punya anak. Suami harus bekerja sehingga jarang berada di rumah dan kita sebagai istri harus menjalankan kewajiban sebagai ibu rumah tangga. Mengingat profesi menjadi konten kreator dalam industri kreatif maupun pebisnis, pekerjaan rumah tangga bukanlah penghalang untuk menjadi tidak produktif. Namun, batas-batas produktif tetap harus dengan kesepakatan bersama dengan suami dan sesuai dengan syariat agama. Berkarya dan bekerja dari rumah juga bisa kok. Berikut tips-tips untuk terus produktif walaupun di rumah aja.
1. Don't Lose Your Priority
Aku ingin menjadi istri teladan dan ibu rumah tangga yang sukses
Aku terpaksa harus bekerja untuk membantu keluarga
2. Write Your Plans
Senin: tutorial dekor living room
Selasa: tutorial dekor bedroom
Rabu: rest
Kamis: post foto jadi dekor livingroom
dst
Dengan menulis daftar tsb, kita bisa lebih dispilin dan pikiran jauh lebih tenang ketimbang banyak ide tapi tidak ditulis dan ditata.
3. Make Some Drafts
4. Set Timer
5. Don't Push Yourself
Ada beberapa ibu yg cukup shock dengan kehidupan setelah mempunyai anak karena keterbatasan waktu. Hal ini lumrah dan dirasakan oleh semua ibu. It's okay mom, jangan paksa diri kamu utk berbuat lebih, because you've already did that to your family. Buatlah konten-konten yang dirasa ringan tanpa membebani jiwa raga. Contoh kecilnya aja dari yg suka bikin video, beralihnya dengan membuat foto. Tidak sanggup membuat foto, mgkn bisa dengan tulisan. Selalu ada alternatif output untuk tetap berkarya. Kemudian, cobalah untuk membuat draft-draft secara berkala, walaupun tidak selesai setidaknya ada konten baru yang akan menyusul atau dengan kata lain membuat beberapa konten dalam sehari untuk stok jika memungkinkan.
6. Take A Moment (or maybe more)
Itulah beberapa tips dari aku. Semua murni dari pengalaman aku dan beberapa ibu konten kreator online. Pastinya ada trial dan error. Mungkin ada beberapa hal yang ga bisa sesuai ekspektasi tapi tidak apa. Selalu ingat bahwa ada prioritas yang lebih penting lagi ketimbang ini semua yaitu diri kita sendiri, anak dan suami. It is all about ego. Mungkin kita tidak lagi bisa seproduktif dulu sebelum berkeluarga, tetapi dengan multi tasking ini diharapkan kita bisa lebih menginspirasi dan berguna terhadap sesama.










